“duh laper, blm masak nasi”
biasa. kalau kuliah pagi-pagi pasti ge sempet masak nasi, akhirnya setelah mata kuliah pertama pagi ini, gue dan kawam-kawan ‘girang’ gue suka nyantol di KOPMA (koperasi mahasiswa_red) agar menjadi pelanggan pertama untuk sarapan pagi ini. maklum pagi2 baru pada buka, masih pada masang selang gas kompor malah.. parah kan kita? hehehe
setengah jam menunggu ‘briefing’ para mas-mas menyiapkan dagangannya, ” ga ada fastfood ya di UNISBA?” berpikir kalau saja kuliah di mall, pasti urang geus dahar KFC nu gancang dan ngenah! memang capruk si… biarin ah! namanya juga orang lapar… karna orang lapar selalu benar! ahahaha (karena mereka berhak dimaklumi).
nunggu makanan lama, akhirnya otomatis berbincang2 bersama teman2 yang konotasinya mereka ya lapar juga (memang banyak yang prihatin dengan kondisi kami hiks..). ditengah2 obrolan ringan yang tentunya bukan membahas mata kuliah, saya tertegun melihat anak psikologi yang menurut saya cukup cantik pagi itu, dan tidak terlihat seperti ayam goreng karena saya lapar (parah weh mun kitu mah ahahah!).
“Weeh ‘bening’ gitu euy!” celotehan gue yang terbawa nafsu syahwat dipagi hari..
“mana?!” temanku penasaran..
“itu yang pake baju garis-garis.. yang ngeliat ke arah jam8!”
tegas ku..
“oh.. dia, dia mah udah ga perawan kres..” ucapnya ringan dan terasa simpel terdengar.
mataku langsung berbalik memandang temanku yang ‘satu’ ini, dengan sedikit mengecilkan ruang mata dan dahi yang bergerak mengkrucut berekspresi heran… dan seraya berkata ” ehm?”
dengan mimik yang suci dan terpancar aura berpengalaman dia bilang lagi
“ia ga perawan..”
plus ditaburi senyum mafianya yang seolah-olah berkomunikasi ‘percayalah kresna..’..
mataku terus tertegun heran pada ‘teman’ku yang satu ini sambil berfikir ‘ko dia bisa tau ya?, udah pernah test drive atau emang wanita itu ngomong jujur sama dia kalau dia udah ga perawan?… tapi masa ia ada cewe ngaku kalau dirinya udah ga perawan? cewe sakit yang gitu mah!’…
“tau dari mana kamu?” tanyaku lugas..
“ya tau lah hahahahahaha” sedikit sentuhan tertawa persuasif..
“ya indikasinya lo bisa tau apaan?” tidak habis pertanyaan ini kembali ku ulang..
“nih, kalau cewe pinggulnya udah rada turun alias melorot ke bawah bagian pinggul, artinya udah ga perawan.. gitu bro” jawabnya..
” ah! ga ilmiah..yg ilmiah itu liat aja KTP nya, kalau udah kawin ya berarti udah ga perawan ..” kumencoba menyederhanakan..
ehh beneran….
dll dll dll..
_________________________________________
taukah teman? obrolan diatas sebenarnya tidak akan terjadi jika makanan segera datang sesuai pesanan, yaitu ayam katsu 3 dan ayam timbel 1…. ini terjadi bukan karena memang teman saya yang benar2 cerdas tau tentang keperawanan, atau saya yang penasaran dia perawan atau tidak… dan masalahnya kalau dia perawan atau tidak trus kenapa? mau saya pacarin? enggak kan?!… intinya jangan membahas sesuatu hal dengan orang-orang lapar, karena sesuatu hal yang akan dibahas itu akan kalah penting dari apa yang dia rasakan (lapar) .
nb: menarik tidak menariknya tulisan ini juga bisa dipengaruhi apakah anda membaca tulisan ini dalam keadaan lapar atau kenyang.

hahahhahaha bnr gtuh pak?
wah perlu di lihat ni mah hahhaha